May 20, 2024

Posko relawan Ganjar Pranowo di Blora Paling Banyak di Banding Prabowo dan Anies

By Syaiful Annaz Oct16,2023
Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.
Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. (Foto Syaiful Anas / Jateng Updates)
JATENG UPDATES, Blora – Pendaftaran Calon Presiden atau capres segera di buka KPU. 3 kandidat yang dikabarkan akan berkompetisi pada Pemilu 2024 juga sudah memiliki masing-masing posko relawan disetiap daerah di Indonesia. Demikian halnya dengan Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
 
Agus Puji Mulyono, Kepala Badan Kesbangpol Blora menyatakan bahwa di Blora sudah ada posko relawan dari kandidat bakal capres atau bacapres, yakni Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.
 
“Langkah kami saat ini menyikapi adanya relawan bacapres, tetap mengutamakan kondusifitas. Jangan sampai ada benturan dimasyarakat terutama benturan fisik,” ucapnya, (Senin 16/10/2023) ketika ditemui JATENG Updates di Kantornya.
 
Agus melanjutkan, bahwa untuk posko relawan bacapres Ganjar Pranowo ada beberapa di Blora.
 
“Ada posko relawan di Desa Tutup, Kec Tunjungan, dan Blora Kota, dll,” jelasnya.
Kepala Badan Kesbangpol Blora, Agus Puji Mulyono (Foto Syaiful /JATENG Updates)
Terkait jumlah posko relawan secara pasti, Agus mengaku bahwa para relawan belum ada yang melapor ke Kesbangpol.  

“Para relawan belum laporan, Kita cari info sendiri, karena ya tidak berkewajiban lapor ke kita. Kalau LSM dan Ormas memang kita himbau untuk melaporkan ke kita,” imbuhnya.

Agus juga mengatakan jika di Blora, paling banyak Posko relawan Ganjar Pranowo, lalu relawan Prabowo Subianto, dan terakhir relawan Anies Baswedan.

“Kalau di Blora paling banyak posko relawan Ganjar, kalau relawan Prabowo sudah ada satu atau dua. Sedangkan relawan Anies di Blora baru ada satu, tempatnya di salah satu dukuhan,” bebernya.

Agus menyampaikan dinamika terkait jumlah posko dan relawan senantiasa berubah. Dan Ia berpesan agar satu sama lain, tetap menjaga persatuan dan kesatuan.

“Posko relawan akan berkembang mulai dari level Kecamatan hingga Desa. Itu tergantung dari dana mereka sendiri,” pungkasnya.