May 18, 2024

Didukung Kemendikbud, 15 Dalang Cilik Blora Unjuk Gigi Pentaskan Wayang Kulit Bertema Merawat Bumi

By Kohwan Dec28,2023
Bupati Blora Arief Rohman bersama 15 dalang cilik Blora (Foto Kohwan/JATENG UPDATES)

JATENG UPDATES, Blora – Didukung kemendikbud melalui dana Indonesia, 15 dalang cilik unjuk gigi pentaskan kemampuan main wayang dengan tema merawat bumi. Acara melestarikan seni budaya tradisional Indonesia ini tampak meriah disambut masyarakat Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Acara yang digelar di Desa Nglaroh Gunung Kecamatan Jepon ini, digelar sejak sore hingga tengah malam. Dibuka dengan penampilan seni budaya khas Blora yakni Barongan dari kelompok Kuncoro Aji Djoyo, Rabu (27/12/2023) malam.

 

Tampak hadir sejumlah pejabat di acara tersebut, yakni Bupati Blora Arief Rohman, Perwakilan Dinas PDM Blora dan Dinporabudpar. Ada pula Camat Jepon Aris Widodo, Sekcam Jepon sekaligus Pakar Kebudayaan Blora, Setyo Pujiono atau akrab dipanggil Gembong.

Kesenian khas Blora Barongan jadi pembuka acara pementasan wayang oleh 15 dalang cilik (Foto Kohwan/JATENG UPDATES)

Kordinator Kegiatan Program, Muhammad Munasir menyampaikan bahwa pagelaran ini diisi 15 dalang cilik dan remaja, yang masih berstatus pelajar SD, SMP dan SMK dan memiliki kecintaan serta bakat luar biasa.

 

“Dalang paling kecil kelas 2 SD. Dan paling tinggi kelas 1 SMK. Mereka dominan dari Kabupaten Blora. Sebelum tampil hari ini, mereka kami bimbing dan berikan pelatihan selama 1 Minggu di sanggar Cahyo Sumirat,” jelasnya.

 

Munasir bersyukur acara berjalan lancar dan penampilan para peserta dapat pujian dari banyak kalangan.

“15 Pesertanya, yakni Ada Farel Dwi Nugroho dari SMPN 2 Blora, Tangguh Setyo Utomo dari SMPN 2 Blora, Jalu Mahendra dari SDN 1 Tambahrejo, Cevara Zena Ramdan dari MI Futuhul Islamiyah, Praditya Dwi Fabiansyah dari SMPN 7 Blora, Galang Dwi Saputra dari SMPN 1 Sambong, Augesti Anggara dari SMP Sion Blora, Gudel Wijdyansah dari MTS Maarif 2 Blora, Arsyada Izmatullah dari SDN Gombang, Alvian Endix Dwi dari SD Muhammadiyah Blora, Nuryan Santoso dari SMP 2 Tawangharjo, Sulaiman dari SDIT Permata Mulia, Nurca Wildian dari SMKN 1 Jepon, Rudi Brilianto dari SMPN 4 Blora, Prabu Satrio dari SDN 1 Cepu, Satrio Damar Sakti dari SDN Sumberejo, Davi Ramadhan dari SMPN 6 Blora dan Sawung Prabaswara dari SDN Purwosari 1 Blora,” jelasnya.

BACA JUGA  Bayu Lesmana Asal Tegal Raih Gelar Slam Champion 2023 di Unspoken Poetry Slam
Suasana pementasan wayang kulit oleh 15 dalang cilik Blora (Foto Kohwan/JATENG UPDATES)

Sementara itu, Bupati Blora Arief Rohman dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan pementasan itu. Menurutnya generasi muda perlu dilibatkan dalam upaya melestarikan kesenian dan budaya yang dimiliki Blora.

 

“Malam ini jadi sesuatu yang membanggakan untuk kita, bahwa Blora ini kaya akan potensi kesenian dan kebudayaan, termasuk dalang cilik yang ada di Blora,” katanya.

 

Orang nomor satu di Blora tersebut mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Blora telah menjalin kerja sama dengan ISI Surakarta dan akan membuka cabang di Blora. Sekolah tinggi nantinya diharapkan dapat mendukung upaya pemajuan pada sektor kesenian dan kebudayaan di Kabupaten Blora

“Kita terus mendukung upaya pelestarian kesenian dan kebudayaan ini, kita sudah ada kerja sama dengan ISI dan lainnya, diharapkan nanti adik-adik akan kuliah sesuai dengan hobinya,” pungkasnya.

By Kohwan