May 18, 2024

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Bersama KPU Blora Turun Ke Jalan Ajak Warga Nyoblos Ke TPS

By Kohwan Feb13,2024

JATENG UPDATES, Blora – Memperingati Hari Pers Nasional dan HUT Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke-78, belasan awak media bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) turun ke jalan mengajak masyarakat Blora, Jawa Tengah untuk menggunakan hak pilih di TPS pada Rabu, 14 Februari 2024.

Aksi ini dipimpin langsung oleh ketua PWI Blora Heri Purnomo, dengan membagikan pamflet dan stiker ajakan mencoblos di TPS kepada pengguna jalan di sekitar perempatan Kantor Pos, Blora. Selain itu tampak pula belasan poster dan ikon boneka KPU yang diperlihatkan, masih terkait sosialisasi tentang pemilu 2024.

Tampak dalam aksi yang digelar mulai pukul 08:30 sd 10:00 WIB, dengan bantuan pengeras suara, berkali kali menekankan ajakan untuk masyarakat agar menggunakan hak pilihnya dalam rangka mensukseskan Pemilu serentak 2024.

Anggota PWI dan KPU Blora Melakukan Aksi Turun ke Jalan (Foto Kohwan/JATENGUPDATES)

“Kita turun ke jalan untuk mengawal Demokrasi bersama KPU. Kita mengajak warga untuk menggunakan hak pilihnya di TPS”, kata Heri, Selasa (13/2/2024). 

Ketua PWI Blora tersebut juga mengajak insan Pers untuk tetap berpedoman pada Undang undang Pers Nomor 40 Tahun 1999, dalam pemberitaan didalam Pemilu ini.

“Pers dalam pemberitaan harus berimbang. Karena kita tahu menghadapi Pemilu, Pers selalu dipojokan”, jelasnya. 

Yang terpenting, kata Heri, sesuai arahan ketua PWI Jawa Tengah Amir Machmud, jadilah Pers yang bisa memberikan kedamaian bagi semesta alam.

Sementara Kadiv Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kabupaten Blora Ahmad Mustakim, menambahkan untuk memenuhi target partisipasi pemilih dari KPU RI 82,5 % dirinya juga ikut turun ke jalan bersama PWI, mengajak masyarakat Blora untuk berperan aktif dalam pemilu, terlebih bagi para pemilih pemula dan seluruh komunitas di Blora.

BACA JUGA  Mertua Bunuh Menantu Hamil 7 Bulan, Suami Pulang Kerja Seketika Histeris

‘’Target kami semua menggunakan hak pilihnya. Untuk KPU RI menargetkan 82.5 persen rakyat Indonesia bisa menggunakan hak pilihnya dan tidak golput. Ini sebagai acuan indikator demokrasi sebuah negara,’’ ungkapnya.

Anggota PWI dan KPU Blora Melakukan Aksi Turun ke Jalan (Foto Kohwan/JATENGUPDATES)

KPU tak ada hentinya menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat agar lebih partisipatif untuk menggunakan hak pilihnya. 

“Sebab, sebagai warga negara punya peran besar menentukan nasib bangsa Indonesia lima tahun ke depan,” tegasnya. 

Menurut Takim, golput bukan langkah yang tepat. Hal ini ia ungkapkan karena masih ada para pemilih pemula yang masih abai dalam menciptakan demokrasi di dalam pemilu. 

‘’Pemilih pemula memiliki peran penting, mengingat generasi milenial merupakan pilar masa depan bangsa yang perlu terlibat secara aktif dalam menentukan arah demokrasi di tanah air,’’ pungkasnya.

By Kohwan